"Kalau tidak jadi naik berarti orang miskin yang rugi setiap yang demo berarti gak setuju orang miskin dapat uang," kata Kalla usai seminar Peace Processes in Indonesia di Hotel Four Seasons, Kuningan, Jakarta, Rabu (7/5/2008).
Kalla mengingatkan, selama ini subsidi BBM lebih dinikmati orang mampu. "Siapa nikmati subsidi sekarang bensin yang nikmati siapa, yang punya mobil yang punya mobil siapa, kan orang mampu," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Karena itu dinaikkan sedikit tapi hasil kenaikan itu dikasih ke orang miskin. Kalau diukur kenaikan itu lebih banyak akan diberikan ke kelompok miskin ya ini semacam transfer dari orang mampu ke tidak mampu," katanya.
Menurut Kalla, kelompok miskin akan lebih untung jika BBM naik karena menerima lebih banyak dana bantuan meskipun kebutuhan juga naik. "Tapi kita kasih bantuan tunai langsung. Mungkin naiknya cuma Rp 30 ribu, tapi kita kasih Rp 100 ribu untung kan," ungkapnya.
Sementara ekonom dari Tim Indonesia Bangkit Hendri Saparini mengatakan, rencana pemerintah menaikkan harga BBM sebagai kebijakan panik. Asal mula kepanikan ini berasal dari penyusunan APBN yang terlalu optimistis.
Hendri menilai, APBN disusun sangat optimistis karena tidak mempertimbangkan dengan baik kondisi ekonomi internasional dan tren harga minyak.
"Makanya asumsi harga minyak di APBN hanya US$ 65 per barel. Tapi kemudian direvisi lagi. Terakhir pertumbuhan ekonomi juga direvisi lagi," katanya dalam diskusi di Senayan, Jakarta, Rabu (6/5/2008).
Susunan APBN yang terlalu optimis ini justru membuat pasar menjadi tidak percaya. Sayangnya, menurut Hendri, pemerintah justru memutar opini dengan menyatakan, pasar bisa berkurang kepercayaannya kalau harga BBM tidak dinaikkan.
Selain itu, pemerintah juga mencoba meyakinkan masyarakat kalau pilihan kenaikan harga BBM merupakan pilihan yang terakhir.
"Tapi mana kebijakan lain sebagai pilihan sebelum yang terakhir. Yang ada selama ini hanya wacana seperti smart card. Bukan kebijakan yang sudah konkret," tambahnya.
(ir/qom)










































