Hal tersebut disampaikan Menko Perekonomian Boediono usai pembukaan The Asia Pacific Conference and Exhibition (Apconex) 2008 di Jakarta Convention Center, Rabu (7/5/2008).
"Untuk BLT, kita akan kucurkan dana kepada masyarakat miskin yang prioritasnya di daerah-daerah yang tingkat kemiskinannya tinggi, tapi untuk kota-kota besar untuk Jawa masih dipertimbangkan," ujarnya sementara untuk waktunya tunggu saja ya," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita tunggu saja dalam 2 minggu ini, karena hal itu dibahas seiring dengan exercise kenaikan harga BBM," ujarnya.
Jumlah masyarakat miskin yang akan menerima BLT ini, menurut Paskah mengatakan masih menggunakan data lama yakni sebanyak 19,1 juta rumah tangga miskin.
"Tapi ini bisa dilihat lagi oleh BPS dan Pemda untuk melihat lagi jumlahnya yang saat ini, kalau memang diupdate berarti jumlah bisa berkurang karena tiap tahun jumlah kemiskinan berkurang," ujarnya.
Mekanisme pembayaran juga masih dilakukan dengan metode yang sama dengan penyaluran BLT dahulu, yakni melalui kantor-kantor PT Pos Indonesia.
(ddn/qom)











































