Inflasi Bisa Naik 2,4% Jika Harga BBM Naik 30%

Inflasi Bisa Naik 2,4% Jika Harga BBM Naik 30%

- detikFinance
Rabu, 07 Mei 2008 15:04 WIB
Jakarta - Kenaikan harga BBM sebesar 30% diperkirakan bisa memicu inflasi 2,4% di bulan yang sama. Namun pemulihan setelah shock inflasi itu diperkirakan tidak akan berkepanjangan.

Demikian disampaikan ekonom Tim Indonesia Bangkit Imam Sugema dalam diskusi di Senayan, Jakarta, Rabu (7/6/2008).

"Kalau BBM naiknya sampai 30%, mungkin secara linear inflasi naik 2,4% di bulan itu. Tapi penyelesaiannya sangat cepat," katanya.

Hitungan berbeda disampaikan Menkeu Sri Mulyani, yakni dengan kenaikan harga BBM 30% maka inflasi akan melonjak menjadi 2,7%. Namun inflasi akan surut pada 2 bulan berikutnya menjadi 0,4% dan 0,35%.

Angka inflasi itu lebih tinggi dibandingkan saat kenaikan harga BBM Maret 2005 karena ada tambahan kenaikan harga pangan. Saat kenaikan harga BBM Maret 2005, inflasi langsung melesat ke 1,91%. Namun 2 bulan berikutnya, inflasi langsung surut ke 0,34% dan 0,21%.

Iman menambahkan, hampir bisa dipastikan pemerintah akan kembali menaikkan harga BBM setelah yang sudah diumumkannya. Artinya, akan ada kenaikan harga BBM secara bertahap.

"Bisa dilihat dari 2005. Dengan BLT Rp 100 ribu, ternyata orang miskin naik signifikan. Jadi untuk kali ini nggak akan sekaligus," kata dia.

Selain itu, dampak dari kenaikan harga BBM ini akan memicu deindustrialisasi karena industri terpukul dari dua sisi. Pertama, industri menghadapi kenaikan biaya produksi dan kedua penurunan daya beli konsumen.

Akibatnya, pengangguran dan orang miskin akan bertambah, kesenjangan sosial makin besar, dan terjadi ketidakpercayaan publik. (lih/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads