Angka Pengangguran Bertambah 16,92% Jika BBM Naik 30%

Angka Pengangguran Bertambah 16,92% Jika BBM Naik 30%

- detikFinance
Rabu, 07 Mei 2008 21:36 WIB
Angka Pengangguran Bertambah 16,92% Jika BBM Naik 30%
Jakarta - Angka pengangguran di Indonesia diperkirakan akan bertambah sebesar 16,92%. Hal ini terjadi jika pemerintah jadi menaikkan BBM pada prosentase maksimal sebanyak 30 persen.

Sementara jika kenaikan harga BBM hanya sebesar 20%, peningkatan pengangguran diperkirakan sebesar 11,28%. Dan untuk kenaikan harga BBM sebesar 10% akan berdampak pada kenaikan jumlah pengangguran sebesar 5,64%.
 
Demikian hasil kajian ReforMiner Institute yang dipaparkan Pri Agung Rakhmanto di Cikini, Jakarta, Rabu (7/5/2008).
 
"Yang paling berpengaruh adalah kenaikan BBM untuk jenis solar. Kenaikan 30% untuk solar saja sudah berdampak menambah pengangguran sebesar 10,83%," katanya.
 
Solar merupakan jenis BBM yang paling banyak dipakai untuk transportasi umum dan angkutan barang.
 
Tak hanya pengangguran, kemiskinan pun akan meningkat. Dengan kenaikan harga BBM sebesar 30%, maka kemiskinan naik sampai 8,5%. Sedangkan jika kenaikan 10% dan 20% mengakibatkan pertumbuhan kemiskinan sebesar 2,85% dan 5,7%.
 
Sementara untuk perhitungan terhadap pertumbuhan PDB, ia menghitung kenaikan harga BBM sebesar 30% bisa berdampak menurunkan pertumbuhan PDB sebesar 4,11%. Kenaikan harga BBM sebesar 10% dan 20% masing-masing akan menurunkan pertumbuhan GDP sebesar 1,37% dan 2,74%.
 
Kenaikan harga BBM tentunya juga berdampak pada naiknya indeks harga konsumen atau inflasi. Untuk kenaikan harga BBM sebesar 30%, indeks harga konsumen bisa naik sampai 26,94%. Sementara jika kenaikan 10% dan 20% bisa memicu kenaikan indeks hingga 8,98% dan 17,96%.

Berdasarkan data resmi dari Badan Pusat Statistik jumlah pengangguran di Indonesia pada Agustus 2007 tercatat sebanyak 10,01 juta orang atau turun 536,78 ribu orang jika dibanding Februari 2007, Namun dibandingkan Agustus 2006, pengangguran berkurang 920,86 ribu orang.
(lih/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads