BBM Naik, Inflasi Lebih dari 11%

BBM Naik, Inflasi Lebih dari 11%

- detikFinance
Kamis, 08 Mei 2008 15:30 WIB
BBM Naik, Inflasi Lebih dari 11%
Jakarta - Kenaikan harga BBM bisa membuat angka inflasi menembus 2 digit di akhir tahun ini. Inflasi bisa lebih dari 11 persen jika harga BBM naik secara maksimal sebesar 30 persen.

"BBM naik 30%, maka inflasi di akhir tahun akan melebihi 11%," ujar Direktur LPEM-UI Chatib Basri di Ritz Carlton Pacific Place, Kawasan Niaga Sudirman, Jakarta, Kamis (8/5/2008).

Basri menjelaskan bahwa kenaikan BBM sebesar 30% akan menambah posisi inflasi sebesar 2,5% dari posisi inflasi April 2008 yang year on year sudah mencapai 8,96%, atau menjadi sekitar 11,44%.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kalau dampaknya pada pertumbuhan ekonomi, itu sangat tergantung pada tingkat inflasi. Jika terjadi penambahan inflasi 2,5% maka akan menurunkan posisi pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 0,1-0,2%," papar Basri.

Namun Basri menyatakan bahwa kenaikan BBM sebesar 30% masih bisa dihadapi oleh masyarakat.

"Saya kira kenaikan BBM 30% masih affordable kok, masih bisa dihadapi oleh masyarakat," ujarnya.

Meskipun BBM naik, angka pengangguran terbuka bisa saja mengalami penurunan tetapi tidak seperti yang ditargetkan pemerintah.

"Saya kira penurunan angka pengangguran terbuka tetap terjadi, hanya saja tidak secepat yang ditargetkan semula," ujar Basri.

Menurutnya, kenaikan BBM sebesar 30% pernah terjadi di tahun 2005 dan dampaknya tidak terlalu besar pada perusahaan-perusahaan, sehingga tidak terjadi pemutusan hubungan kerja yang terlalu besar.

"Lain halnya ketika BBM dinaikkan 114%. Dampaknya sangat besar pada peningkatan angka pengangguran terbuka. Saya kira jika BBM naik 30%, target pemerintah menurunkan angka pengangguran terbuka dari 9,1% menjadi 8,5% masih bisa tercapai," ujar Basri. (dro/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads