Antisipasi Kenaikan, SPBU di Madiun Batasi Pembelian BBM

Antisipasi Kenaikan, SPBU di Madiun Batasi Pembelian BBM

- detikFinance
Kamis, 08 Mei 2008 18:45 WIB
Antisipasi Kenaikan, SPBU di Madiun Batasi Pembelian BBM
Madiun - Menjelang kenaikan harga BBM yang belum pasti sejumlah pengusaha SPBU di Kota dan Kabupaten Madiun mulai menantisipasi dengan membatasi pembelian. Setiap konsumen hanya diperbolehkan membeli sebesar 10 liter.

Pembatasan penjualan premium dan solar itu sebetulnya tidak ada aturan resmi dari pihak Pertamina Depot Madiun.

Namun, hal itu merupakan kebijakan masing-masing SPBU untuk menghindari aksi borong premium dan solar pada saat isu kenaikkan BBM yang sudah ramai didengar masyarakat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Puryanti, 43, petugas di SPBU Jalan Raya Nglames, Kec Madiun, Kab Madiun, kepada detikFinance mengatakan bahwa setiap konsumen yang membeli premium dan solar di SPBU-nya tidak boleh membeli melebihi 10 liter.

Pembeli juga tidak diperbolehkan menggunakan jerigen saat membeli premium maupun solar.

"Untuk antisipasi aksi borong menjelang kenaikan harga BBM mas, sudah seminggu ini kita lakukan pembatasan pembelian premium dan solar," katanya.

SPBU lainnya seperti di Jalan Panjaitan, Kota Madiun, juga mengurangi penjualan premium dan solar mendekati rencana kenaikkan BBM ini. Jika biasanya dua pompa digunakan untuk melayani pembeli maka sejak sepekan terakhir hanya satu pompa premium yang digunakan.

"Kita masih menunggu jadi atau tidaknya rencana kenaikan BBM ini. Kalau jadi maka kita akan menyesuikannya," jelasnya.

Meski ada rencana kenaikan harga BBM namun kondisi di sejumlah SPBU di Kota dan Kab Madiun sampai saat ini terlihat normal dan tidak terlihat antrean panjang atau aksi borong premium maupun solar. (bdh/ddn)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads