Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia bidang investasi Chris Kanter di Jakarta Convention Center, Jakarta, Jumat (9/5/2008)
"Kalau dampak, saya rasa tidak akan melihat dampak yah, kalau memang ada yang hold, bukan karena BBM tetapi masalah yang sudah terjadi sebelumnya seperti pembebasan tanah. Jadi tidak ada kaitannya," ujar Chris.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau dipastikan begini maka iklim investasi enggak ada masalah, dimana-mana tidak pernah mendapatkan subsidi. Bahwa mereka mau watch ada terjadi gejolak atau tidak, seperti biasa mereka mau melihat karena pemerintah sudah siap dengan BLT, KUR dan lainya," terangnya.
Hingga sekarang menurut Chris, semua masyarakat sudah tahu mengenai kepastian kenaikan dan besarannya. Maka agar tidak terjadi masalah, langkah menaikan BBM secepatnya langkah yang paling tepat. Sebab kata Chris sudah ada beberapa komoditi yang sudah mendahului menyalip BBM.
"Sebab beberapa komoditi telah menaikan harga kalau harganya enggak naik-naik kan susah lebih baik ya sudah naikannya saja," serunya. (hen/ddn)











































