Staff Ahli Dirut Pertamina Suroso Atmomartoyo menjelaskan, penurunan kapasitas ini disebabkan ketersediaan minyak mentah yang bisa dipasok ke kilang ini.
"Memang 150 ribu bph, mau gimana lagi, dapatnya cuma segitu," ujarnya usai salat Jumat di kantor pusat Pertamina, Jumat (9/5/2008).
Pasokan minyak mentah ini datang dari Iran. Sebelumnya Pertamina berharap bisa mendapatkan minyak mentah sebesar 300 ribu bph, namun ternyata Iran hanya mau memasok sebesar 150 ribu bph.
Meski kapasitasnya turun, Suroso menyatakan kilang masih ekonomis untuk dibangun. Rencananya pembangunan kilang akan dimulai 2009 dan bisa selesai pada 2013-2014.
Selain membutuhkan minyak mentah, kilang ini juga tengah mencari pasokan gas untuk dipakai hydrogennya guna membersihkan minyak mentah sehingga produk yang dihasilkan lebih berkualitas.
"Produknya sekitar 70% dari pasokannya (150 ribu bph). Hasilnya nanti BBM euro 4 dengan kandungan sulfurnya hanya 50 ppm," katanya. (lih/qom)











































