Anggota Komite BPH Migas Ibrahim Hasyim menuturkan, tata cara pelaksanaan smart card ini sudah diputuskan dalam rapat dengan Menteri ESDM dan Pertamina.
"Tadi kami cuma membicarakan mengenai tata pelaksanaan smart card. Kita akan mulai di DKI dulu," katanya ketika ditemui di Departemen ESDM, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Jumat (9/5/2008).
Setelah DKI Jakarta, program smart card ini akan diperluas ke Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Bali.
"Karena butuh waktu, pelaksanaannya baru September 2008. Dan programnya mungkin bisa sampai 2009," jelasnya.
Hal ini berbeda dengan rencana sebelumnya dimana uji coba akan dilakukan di Batam atau Bali. Alasan memilih kedua lokasi itu karena pulau tersebut merupakan pulau yang terpisah sehingga meminimalisir adanya rembesan.
(lih/ddn)











































