Seperti di kabupaten Ogan Komering Ulu Timur dan Empat Lawang, Sumatera Selatan, pedagang eceran yang sebelumnya menjual bensin Rp 5.000 per liter, dua hari ini menjualnya dengan harga Rp 6.000-Rp 6.500 per liter. Alasannya buat modal kalau BBM naik.
"Paling tidak saat harga naik kita sudah punya modal," kata Andi, salah seorang pedagang eceran minyak bensin di Kota Tebing Tinggi, Kabupaten Empat Lawang, Sabtu (10/5/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara di OKU Timur hal yang sama terjadi. Bensin dijual di eceran berkisar Rp 6.500 per liter. Di Palembang tidak ada antrean panjang di SPBU, meskipun dua hari lalu
sempat terjadi antrian di sejumlah SPBU.
(tw/ddn)











































