Premium Masih Disubsidi Rp 2.000

BBM Naik 30%

Premium Masih Disubsidi Rp 2.000

- detikFinance
Minggu, 11 Mei 2008 13:00 WIB
Premium Masih Disubsidi Rp 2.000
Jakarta - Pemerintah akan kembali menaikkan harga BBM dalam negeri. Rencana itu sudah dimantapkan akan diumumkan oleh pemerintah pada akhir Mei mendatang.

Rencana penyesuaian subsidi BBM dengan menaikkan harga BBM itu bukan berarti subsidi harga BBM akan berakhir. Dengan kenaikan harga BBM hingga 30 persen, harga BBM masih harus disubsidi lagi oleh pemerintah, kenaikan harga BBM, jika harga minyak mentah di pasar internasional pun bisa saja terjadi lagi.

Menurut Direktur ReforMiner Institute Pri Agung Rakhmanto besaran subsidi harga BBM bervariasi di setiap jenis BBM.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jika BBM naik sekitar 30 persen, berarti premium masih disubsidi sekitar Rp 2.000 per liter, sedangkan solar atau diesel Rp 2.300 per liter," ujarnya ketika dihubungi detikFinance, Minggu (11/5/2008).

Pemerintah tengah merancang skenario kenaikan harga BBM rata-rata sebesar 30 persen berikut skenario mekanisme penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT).

Dengan kenaikan BBM 30 persen rata-rata itu, maka harga premium bisa naik menjadi Rp 5.500-Rp 6.000 per liter, sedangkan solar bisa menjadi Rp 5.000-Rp 5.500 per liter. Saat ini harga jual premium mencapai Rp 4.500 per liter sedangkan solar Rp 4.300 per liter.

(ddn/ddn)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads