PT Pos Siap Salurkan BLT, Warga Diminta Lebih Disiplin

PT Pos Siap Salurkan BLT, Warga Diminta Lebih Disiplin

- detikFinance
Senin, 12 Mei 2008 12:45 WIB
PT Pos Siap Salurkan BLT, Warga Diminta Lebih Disiplin
Jakarta - PT Pos Indonesia siap menyalurkan bantuan langsung tunai (BLT) sebagai konpensasi dari kenaikan harga BBM. PT Pos Indonesia sudah berkoordinasiΒ  dengan berbagai departemen terkait.

"Secara prinsip, kita siap membantu program pemerintah tersebut. Kita mempunyai infrastruktur yang paling siap," ujar Komisaris PT Pos Indonesia, Andi Arief saat berbincang-bincang dengan detikFinance, Senin (12/5/2008).

Diakui Andi, dalam penyeluran BLT tahun lalu oleh PT Pos IndonesiaΒ  memang masih diwarnai sejumlah kekurangan. Terkait hal itu, jajaran direksi PT Pos Indonesia telah melakukan berbagai langkah antisipasi, khususnya berkoordinasi dengan aparat keamanan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun, sambung Andi, secara umum penyaluran BLT tahun lalu sukses. Kalau pun ada insiden saat pengambilan BLT, hal itu lebih disebabkan masalah perilaku masyarakat yang kurang disiplin.

"Pengambilan BLT itu kan ada jadwalnya. Nah banyak warga yang masyarakatΒ  yang tidak sabar menunggu jadwalnya masing-masing. Jadi saya berharap, masyarakat juga lebih disiplin nantinya," ungkap Andi.

Andi juga menyayangkan banyak warga masyarakat yang marah terhadap PT Pos Indonesia karena tidak terdaftar sebagai penerima BLT. Menurut Andi, hal ini sangat tidak tepat.

"PT Pos hanya bertugas menyalurkan BLT, sedangkan pendataan oleh BPS.Β  Jadi kalau tidak terdaftar, jangan marah-marah kepada PT Pos Indonesia," tutur Andi.

Andi juga mengomentari kritik banyak pihak yang menyatakan BLT tidak efektif. Mantan aktivis PRD ini mengatakan dirinya tidak sependapat dengan hal itu. Hasil penelitian PT Pos Indonesia menyatakan banyak warga yang memanfaatkan BLT untuk modal usaha dan sebagainya.

"Memang masih ada yang tidak tepat sasaran dan sebagainya, tapi ituΒ  tidak banyak. Dan hal ini lebih disebabkan kesalahan pendataan," tukas Andi. (djo/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads