"Kita harapkan menurun dari 16 persen ke 15-14 persen, dan kita harapkan dengan kenaikan ini kemiskian akan terus berkurang menjadi 11-13 persen di tahun depan," ujar Menko Kesra Aburizal Bakrie di Gedung Depkeu, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Senin (12/5/2008).
Pemerintah berani menargetkan penduduk miskin berkurang karena selama ini anggaran yang digunakan untuk mensubsidi BBM dialihkan untuk program penanganan kemiskinan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Program pemerintah dalam penanggulangan kemiskinan itu antara lain pengadaan beras yang disiapkan sebesar Rp 4,3 triliun.
Dana ini di luar dari penambahan dana alokasi beras miskin atau raskin dari 10 kg menjadi 15 kg.
Selain itu ada tambahan program stabilisasi beras. "Dimana jumlahnya untuk stok pemerintah 1,5 juta ton, yang dibeli di pasar, lalu ada TNI/Polri dan buruh, yang ada di bawah gaji tertentu, misalkan 2 juta ke bawah," ujarnya.
(ddn/ir)











































