Indonesia Butuh Dewan Logistik

Indonesia Butuh Dewan Logistik

- detikFinance
Senin, 12 Mei 2008 16:28 WIB
Indonesia Butuh Dewan Logistik
Jakarta - Departemen Perdagangan (Depdag) mengusulkan pembentukan Dewan Logistik, sebagai regulator yang mengatur distribusi barang.

Kehadiran Dewan Logistik diharapkan bisa memberikan solusi terhadap masalah biaya distribusi yang selama ini tidak efisien dan meringkas sistem regulasi perizinan. Hal ini penting, terutama dalam menghadapi tuntutan perdagangan global dan persiangan perdagangan di dalam negeri.

Demikian disampaikan oleh Direktur Pergerakan Ekpor dan Impor Departemen Perdagangan Armen Sembiring, dalam acara Rakornas Kadin Bidang Perhubungan, Jakarta (12/5/2008).
 
Setidaknya ada 3 isu yang kan menjadi ancaman perdagangan produk Indonesia di luar negeri yaitu isu lingkungan, isu HAM dan isu persaingan usaha yang sehat. Bahkan diluar itu, perdagangan bebas antar negara berpeluang membuat produk lokal kalah bersaing dengan produk asing.
 
"Semua produk-produk kita terus berhadapan dengan isu lingkungan, isu Ham, isu perdagangan fair. Belum lagi kalau bicara daya saing di dalam negeri dengan produk asing menyangkut beberapa free trade area (FTA) Asean termasuk dengan China dan Korea, ini terkait sistem logistik yang belum baik," katanya.
 
Ia mencontohkan, misalnya kendala sistem transportasi yang tidak efisien, sehingga berdampak pada daya saing produk.
 
"China memasukan produk buah-buahan seperti jeruk, yang bea masuknya 0%, harus bersaing dengan jeruk Berastagi yang mengalami penyusutan 20% diperjalanan 4 hari," ungkap Armen.
 
Bahkan kata Armen, nasib serupa dihadapi oleh produk lainnya seperti apel Malang. "Artinya sekarang ini pasar dalam negeri sudah menjadi bagian pasar internasional, bahkan Pakistan pun akan memasukan mangganya," jelasnya.
 
Maka dari itu ia mengharapkan agar segera adanya blueprint menyangkut sistem logistik nasional termasuk mengenai dewan logistik yang bertugas dalam pengaturan sistem logistik.
  (hen/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads