Hal tersebut disampaikan Menneg PPN/Kepala Bappenas Paskah Suzetta usai pelantikan Kepala dan Pejabat Eselon I di lingkungan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) di Gedung Bappenas, Jalan Taman Surapati, Jakarta, Selasa (13/5/2008).
"Data penerima BLT tetap 19,1 juta Kepala Keluarga. Saya melihat kalau diperbaiki, justru tidak akan bertambah jumlahnya, justru berkurang. Pemerintah tidak membuka pendaftaran baru. Kita sudah punya estimasi bahwa ini tidak akan terjadi penambahan," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bantuan sosial ini harus dimasukkan dalam APBN 2009, dan ini harus dibicarakan dengan DPR. Jadi kita bicara sampai 2008 dulu," ujarnya.
Untuk warga miskin, BLT dikucurkan dalam bentuk uang sebesar Rp 100.000 per bulan yang dibagi dalam 3 bulanan.
Selain itu, pemerintah juga memberikan kompensasi bagi TNI/Polri namun bentuknya lain, tidak dalam bentuk uang. "Mungkin dalam bentuk food scheme. Bisa raskin, beberapa kebutuhan rumah tangga lainnya. Bersamaan," ujarnya. (ddn/ir)











































