Kenaikan BBM Cuma Angkat Sejenak Beban APBN

Kenaikan BBM Cuma Angkat Sejenak Beban APBN

- detikFinance
Rabu, 14 Mei 2008 13:11 WIB
Kenaikan BBM Cuma Angkat Sejenak Beban APBN
Jakarta - Kenaikan BBM tidak serta merta menyelesaikan masalah APBN. Kenaikan BBM hanya memberikan nafas segar sejenak ke APBN tapi setelah itu beban APBN masih terus berat.

"Penyesuaian subsidi dengan menaikkan harga BBM itu hanya menambah nafas anggaran saja, biar gak megap-megap," ujar anggota Komisi XI DPR Ramson Siagian ketika dihubungi detikFinance, Rabu (14/3/2008).

Ramson mengatakan beban APBN masih berat karena kebijakan ekonomi pemerintah selama ini belum efektif menggerakkan industri dan ekonomi dalam negeri.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Belum efektifnya kebijakan ekonomi ini, menurut Ramson, karena pemerintah terlalu fokus pada pengamanan APBN dan pengamanan defisit anggaran. Akibatnya, masalah-masalah di sektor riil justru tidak tergarap lebih fokus.

Hal ini menurut Ramson, bisa terlihat dari hasil pembangunan ekonomi Indonesia selama Boediono menjabat sebagai Menko Perekonomian, yang kualitasnya dinilai biasa biasa saja dan tidak progresif.

"Malah kemampuan bersaing industri kita di pasar global dan domestik makin melemah, cenderung hanya fokus mengamankan APBN saja dan bagaiamana agar SUN kita laku di pasar domestik dan pasar global untuk mengamankan penambalan defisit APBN," ujarnya.

Ramson juga menyoroti pembangunan perekonomian nasional yang belum mampu mengurangi masyarakat miskin secara signifikan.

"Tahun 2005 masyarakat miskin 35 juta orang, 2006 menjadi 39 juta orang, atau naik 4 juta orang, sekarang sekitar 37,1 juta orang, mungkin akan naik lagi dengan rencana kenaikan BBM bersubsidi oleh pemerintah," ujarnya. (ddn/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads