Hal tersebut disampaikan Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro sebelum mengikuti rapat paripurna kabinet di kantor presiden, Jakarta, Rabu (14/5/2008).
"Sekarang ini permintaan meningkat. Di Jatim permintaannya 12% di atas kebutuhan normal dan Jabar butuhnya 18% di atas normal, karena ini terjadi rush buying, Panic buying. Kita minta masyarakat tenang. Kita kaji sekarang ini dalam rapat paripurna," urai Purnomo.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Salah satu rush buying ini kan karena masyarakat kecil ingin mengumpulkan. Mereka kumpul dan timbun, karena tahu kalau nanti ada kenaikan bisa dapat keuntungan dari situ," ujarnya.
Untuk mengantisipasinya, pemerintah akan memperkuat stok. Pertamina sudah diminta menambah pasokan dan memperkuat stok BBM yang saat ini masih cukup untuk 20-22 hari.
(lh/qom)










































