Honda Yakin Tetap Kuasai Pasar Meski BBM Naik

Honda Yakin Tetap Kuasai Pasar Meski BBM Naik

- detikFinance
Rabu, 14 Mei 2008 17:36 WIB
Honda Yakin Tetap Kuasai Pasar Meski BBM Naik
Jakarta - PT Astra Honda Motor (AHM) tetap percaya diri akan mencapai target penjualan sepeda motor pada tahun dan tetap memimpin pasar motor domestik walaupun harga BBM subsidi akan naik.

Produsen motor ini yakin masih bisa menggenjot pasar di luar Jawa, dan dengan penetrasi perusahaan pembiayaan yang terus agresif. Selain itu adanya peralihan pengguna mobil.
 
"Dibilang ada pengaruh mungkin kecil, tetapi secara umum kami optimis penjualan sepeda motor tetap tinggi dan bisa mencapai target. Selain karena motor masih menjadi alternatif alat transportasi yang murah, kita juga bisa berharap dari pengendara mobil yang ingin beralih ke sepeda motor," kata Direktur Pemasaran Johanes Loman acara penyerahan rekor dari MURI di Front Row Cafe, Jakarta, Rabu (14/5/2008).

Hingga April 2008 total penjualan sepeda motor di pasar domestik mencapai 2 juta unit. Dari angka itu Honda berhasil membukukan penjualan di sekitar 840.000 unit.
 
Bahkan diperkirakan total penjualan sepeda motor pada tahun ini mencapai 5,5 juta unit, Honda menargetkan bisa mencapai 2,6 juta unit atau naik dibanding tahun lalu yang hanya 2,14 juta unit. Sehingga bisa menguasai pangsa pasar 47% hingga 50%.
 
Untuk mencapai itu Honda akan lebih intensif menggenjot pasar di luar Jawa dan Bali, termasuk Kalimantan, Sulawesi, Papua dan Sumatera.
 
Hingga kini komposisi pasar sepeda motor Honda terbesar masih di Jawa dan Bali sebanyak 57% dan sisanya 43% di luar Jawa dan Bali.
 
"Selain lebih intensif menggarap pasar di luar Jawa-Bali, kita berharap dukungan perusahaan pembiayaan tetap maksimal meskipun mereka harus mengantispasi kenaikan suku bunga," ujar Loman.

2 Juta Tanda Tangan


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

AHM juga tengah menggalang 2 juta "tanda tangan" melalui 1.610 dealer Honda dan 3800 -AHASS (bengkel resmi). Hal ini dilakukan dalam rangka perayaan produksi ke-20 juta sepeda motor di Indonesia.
 
Setiap tanda tangan di bernilai Rp 1.000 dengan total dana Rp 2 miliar, proses pengambilan tanda tangan berlangsung dari tanggal 16 Maret hingga 9 Mei 2008. Hasil dari dana ini akan dialokasikan untuk bantuan sarana keselamatan lalu lintas di 1.000 taman kanak-kanak dan sekolah dasar.
 
"Program kali ini sejalan dengan bagian kampanye keselamatan berkendara yaitu Honda Safety in action, memang kita hanya targetkan 2 juta saja, karena tentunya kalau mengikuti angka 20 juta produksi Honda terlalu lama, 2 juta pun sudah cukup banyak," kata Wakil Presiden Direktur AHM Siswanto Prawiroadmodjo.

Rencananya bantuan akan berlangsung dari tanggal 15 Mei hingga 15 Juli 2008. Yaitu dengan membuat sarana keselamatan lalu lintas seperti zebra cross, pemasangan rambu lalu lintas di depan sekolah dan TK di 1.000 sekolah.
 
Hajatan ini pun masuk rekor MURI untuk kategori pengumpulan tanda tangan terbanyak 2 juta orang. Berdasarkan hasil perhitungan MURI telah terkumpul sebanyak 1.193.920 SMS dan 815.983 tanda tangan.
(hen/ddn)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads