Β
Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina Ahmad Faisal menyatakannya disela rapat dengan Komisi VII di Gedung MPR/DPR, Jakarta, Rabu (15/5/2008).
Β
"Tunggu Balongan selesai," katanya ketika ditanya kapan kekisruhan elpiji bisa terselesaikan.
Β
Untuk meminimalisir dampaknya, Pertamina menambah pasokan elpiji dari lapangan Belanak yang dikelola ConocoPhilip. Pasokan tambahan elpiji ini akan tiba besok tengah malam dengan volume mencapai 40.000 ton.
Β
"Besok tengah malam datang. Ini untuk yang nutup Balongan. Kemarin 21 ribu ton itu pasokan yang hilang dari Balongan, tapi kita datangkan 40 ribu ton," katanya.
Β
Menurut Faisal, pasokan yang didatangkan ini memang lebih besar dari yang hilang dari Balongan karena sekaligus untuk stok dan program konversi.
Β
Harga elpiji ConocoPhilip ini sekitar US$ 800 per ton, namun harga jual di masyarakatnya akan tetap, yaitu Rp 4.250 karena disubsidi.
Β
Pasokan elpiji di Jakarta memang tersendat sejak kilang Balongan mengalami perbaikan sejak seminggu lalu. Dalam keterangannya, Pertamina memprediksi pemulihan kilang ini membutuhkan waktu sekitar 18 hari.
(lih/qom)











































