Stok Elpiji Depo Plumpang Hanya Cukup Untuk 2-3 Hari

Stok Elpiji Depo Plumpang Hanya Cukup Untuk 2-3 Hari

- detikFinance
Kamis, 15 Mei 2008 16:57 WIB
Stok Elpiji Depo Plumpang Hanya Cukup Untuk 2-3 Hari
Jakarta - Stok elpiji di depo Plumpang hanya tinggal tersisa untuk 2-3 hari lagi. Keadaan akan makin parah jika pasokan tambahan yang seharusnya tiba besok malam tersendat.
 
"Di Plumpang cukup untuk 2-3 hari lagi. Tapi sebentar lagi kan masuk tambahan. Semoga besok sudah masuk," kata Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina Ahmad Faisal disela rapat dengan Komisi VII di Gedung MPR/DPR, Jakarta, Rabu (15/5/2008).
 
Berdasarkan paparan Pertamina, stok elpiji nasional per 13 Mei 2008 hanya tersisa 29.742 matrik ton atau setara untuk 5,6 hari saja. Stok elpiji yang tipis ini disebabkan rusaknya kilang Balongan, yang merupakan kilang pemasok elpiji dan BBM untuk beberapa kota besar termasuk Jakarta.
 
Khusus untuk Jakarta, storage elpiji pun dialihkan dari Balongan ke Tanjung Priok. Pengalihan inilah yang membuat banyak truk-truk pengangkut yang mengantre di depo Plumpang, Tanjung Priok.
 
Menurut Direktur Pengolahan Pertamina Rukmi Hadihartini, perbaikan kilang Balongan membutuhkan waktu 18 hari, terhitung sejak tanggal 9 sampai 27 Mei 2008.
 
"Karena yang bikin lama butuh 4 hari untuk menstop, 5 hari untuk start lagi. Tapi perbaikan ini sudah biasa di kilang kita," ujarnya.
 
Kilang Balongan berkapasitas pengolahan 125 ribu barel per hari dan memproduksi berbagai produk seperti elpiji, premium, avtur, dan Pertamax.
 
Berdasarkan paparan Pertamina, stok BBM nasional per 13 Mei 2008 sebagai berikut:
  • Premium 785.065 KL atau setara 15,9 hari.
  • Solar 1.135.750 KL atau setara 15,6 hari.
  • Minyak tanah 547.227 KL atau setara 25,2 hari.
  • Avtur 148.886 KL atau setara 22,1 hari.
  • Pertamax 48.030 KL atau setara 64,9 hari.
  • Pertamax Plus 32.483 KL atau setara 120,7 hari.
 
Untuk mengantisipasi kurangnya stok BBM, Pertamina pun sudah menambah impor Premium di bulan Mei sebesar 1 juta barel.

(lih/qom)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads