Pernyataan tersebut disampaikan Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu saat ditemui di kantor Menko Perekonomian, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Jumat (16/5/2008).
"Kita pantau setiap hari, intinya tidak ada lonjakan harga, relatif stabil. Jadi tolong kalau ada hal-hal yang ditemukan di lapangan sampaikan ke kepada kita, nanti akan kita lihat apa masalahnyua," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau anda lihat ada harga yang naik tolong sampaikan kepada kami, dimana dan apa produknya, nanti akan kita lacak," ujarnya.
Pemerintah juga sudah berkoordinasi dengan produsen makanan dan minuman serta asosiasi terkait untuk membahas kenaikan harga makanan dan minuman akibat naiknya biaya transportasi.
"Jangan lupa ya ini (kenaikkan BBM) berbeda dengan kondisi 2005, untuk industri menengah dan besar tidak menghadapi BBM yang disubsidi, mereka sudah membayar sesuai dengan harga pasar sehingga lonjakkan harga yang terjadi adalah disebabkan biaya transportasi yang naik, dan seharusnya dampaknya tidak sebesar dampak di tahun 2005," tuturnya.
Ditambahkan Mari, para pengusaha atau pelaku industri sudah mengantisipasi kenaikkan harga barang yang mereka produksi tapi kenaikkannya tidak sebesar di tahun 2005.
"Kalau ada lonjakan yang lebih besar dari itu kita harus pelajari kenapa itu bisa terjadi, apakah karena spekulasi atau apa,"
ujarnya.
(lih/qom)











































