Disparitas harga BBM dalam negeri dengan harga internasional yang makin besar dikhawatirkan memicu penyelundupan ke negara lain.
Β
Hal tersebut disampaikan Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro dalam diskusi interaktif Masyarakat Energi Terbarukan Indonesia di Hotel Bumi Karsa, Jakarta, Senin (19/5/2008).
Β
"Kita pantau BBM di wilayah perbatasan. Jangan sampai lari keluar, lalu kita subsidi bukan hanya rakyat kita, tapi juga warga dari negara lain," katanya.
Β
Berdasarkan paparan Pertamina beberapa waktu lalu, harga keekonomian BBM jenis Premium mencapai Rp 7.850 per liter.
Β
Namun di dalam negeri, Premium di subsidi sehingga harga jualnya hanya Rp 4.500 per liter. Perbedaan harganya berarti Rp 3.350 per liter.
(lih/ddn)










































