Orang Kaya Komplain Spanduk BBM

Orang Kaya Komplain Spanduk BBM

- detikFinance
Selasa, 20 Mei 2008 15:20 WIB
Orang Kaya Komplain Spanduk BBM
Jakarta - Pertamina memasang spanduk-spanduk yang berisi sindiran pada orang kaya yang menggunakan BBM bersubsidi. Rupanya spanduk-spanduk ini membuat gerah pengendara berdompet tebal yang tidak juga malu memakai BBM subsidi. Alasannya, spanduk ini memicu provokasi.

Menurut Direktur Pusat Studi Kebijakan Publik (Puskepi) Sofyano Zakaria, banyak pengendara mobil yang tersinggung dan meminta spanduk segera dicopot.

"Berdasarkan sumber dari kalangan SPBU, mereka mengatakan bahwa para pengguna mobil banyak yang komplain agar spanduk itu dicopot," ungkap Sofyano dalam acara konferensi pers terkait kenaikan BBM, Jakarta, Selasa (20/5/2008).
 
Padahal, spanduk-spanduk itu bertujuan agar masyarakat yang menggunakan mobil pribadi sadar bahwa mereka tidak berhak membeli BBM bersubsidi. Subsidi BBM sebenarnya diperuntukkan bagi mereka yang tidak mampu. Tapi kenyataannya banyak pengendara mobil mewah yang tidak malu memakai BBM subsidi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meskipun merasa tersinggung, bukannya beralih ke BBM non subsidi, para pengguna mobil justru meminta spanduk dicopot. "Mereka beralasan kalau spanduk tersebut justru memprovokasi masyarakat," ucapnya.
 
Sofyan mengusulkan sebaiknya pelaksanaan pemberian subsidi BBM dapat diterapkan secara tertutup. Jadi subsidi hanya diberikan pada pengguna plat kuning dan sepeda motor. Sedangkan bagi plat hitam termasuk mobil pribadi tidak diberikan subsidi.
 
"Kalau beginikan lebih mudah, kan enggak mungkin sedan kuning mau pakai plat mobil kuning," katanya. (lih/fay)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads