Hal tersebut disampaikan Dirut PT Pertamina (persero) Ari Soemarno usai upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional di Gedung Garuda, Gedung Kementerian BUMN, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Rabu (21/5/2008).
"Sampai sekarang stok aman untuk 20 hari jadi tidak usah khawatir," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Padahal sebenarnya 20.000 liter itu untuk keperluan sehari-hari cukuplah," ujarnya.
Namun Ari juga tidak menampik kalau ada SPBU yang menimbun BBM. "Dari 700 pom bensin ada 1-2 yang melakukan penimbunan," ujarnya.
Pertamina akan bekerja sama dengan aparat kepolisian untuk mengatasi penimbunan, karena memang di masyarakat di beberapa daerah seperti di luar Jawa, masyarakat yang ingin membeli bensin dengan jerigen kerap bertindak anarkis. Padahal Pertamina membatasi pembelian BBM menggunakan jerigen untuk mengurangi penimbunan.
"Ya kita hanya bisa bekerja sama dengan aparat pengamanan dan polisi supaya diberantaslah penimbunan. Tapi kadang-kada masyarakat suka bersikap anarkis, seperti kan kita melarang pengisian lewat jerigen tapi di Kalimantan malah pom bensinnya diancam dibakar oleh masyarakat, karena itu kita bekerja sama lah dengan aparat pengamanan," ujarnya.
(ddn/lih)










































