Kalla: Kwik Jangan Asal Ngomong

Kalla: Kwik Jangan Asal Ngomong

- detikFinance
Rabu, 21 Mei 2008 16:58 WIB
Kalla: Kwik Jangan Asal Ngomong
Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla meminta mantan Menko Ekuin Kwik Kian Gie dan Rizal Ramli tidak asal ngomong tentang rencana kenaikan harga BBM. Langkah ini justru diambil untuk membantu warga yang kurang mampu.

"Jangan banyak asal ngomong aja. Kayak Kwik kalau debat, asal ngomong saja. Dia bilang Bensin harganya 650, lah ya dulu anda menteri 650 apa 2 ribu," kata Kalla dalam pembukaan seminar Nasional UIN, Rabu (21/5/2008).

Hal serupa menurut Kalla juga terjadi sewaktu Rizal Ramli sewaktu menjabat sebagai Menko Perekonomian pada era Gus Dur.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kalla menambahkan, demo-demo mahasiswa termasuk pernyataan Rizal Ramli hanya menyebut kesulitan berkaitan dengan kenaikan harga BBM. Padahal begitu banyak kenikmatan dari kenaikan harga BBM.

"Seperti ayat yang dibacakan, siapa yang tidak bersyukur maka dilaknat. Mudah-mudahan tidak masuk golongan itu karena hanya melihat yang susah saja, tidak pernah mensyukuri," urai Kalla.

Menurut Kalla dengan tidak dinaikkannya BBM maka 80 persen subsidi justru dinimkati masyarakat mampu. Sementara golongan bawah hanya menikmati 20 persen malah kurang dari subsidi BBM.

"Jadi apa adil pemerintah memberikan subdisi kepada yang tidak pantas subsisdi. Adil tidak?" tanya Kalla.

Kalla menjelaskan, langkah yang diambil pemerintah ini adalah untuk memperbaiki keadilan.

"Yang mampu bayar, yang kita kurangi kenikmatan. Jalan dengan AC. Jangan negara yang bayar kenikmatan. Bensin mahal ya kurangi jalan-jalan, naik bus lah," ujar dia.

"Kalau anda makin lama demo, tidak dinaikkan, yang Anda bela siapa. Karena begitu dinaikkan, hasil kenaikan kita bantu 20 persen," pungkas Kalla. (mly/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads