Warga Makassar Belum Tahu Pencairan BLT

Warga Makassar Belum Tahu Pencairan BLT

- detikFinance
Kamis, 22 Mei 2008 15:00 WIB
Makassar - Warga miskin di Makassar belum tahu kepastian pencairan Bantuan Langsung Tunai (BLT) meskipun jadwal pembayarannya untuk 70160 kepala keluarga di Makassar telah dikeluarkan oleh Kantor Pos Makassar di Jalan Slamet Riyadi (22/5).

Dari jadwal yang dirilis oleh kantor pos, seharusnya 527 warga miskin dari kelurahan Layang harus menerima BLT di kantor pos Makassar, pukul 08.00-10.00 Wita.

Banyak Rumah Tangga Miskin (RTM) yang ditemui, Kamis (22/5/2008) mengaku belum tahu, padahal pada tahun 2005 lalu mereka juga menerima BLT.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Misalnya Maryamah, 31 tahun, warga RT 7/RW 5 kelurahan Layang, Makassar ini belum tahu keluarganya akan mendapatkan BLT seperti yang pernah didapatkan pada tahun 2005 lalu. Ibu 5 anak yang bersuamikan Daeng Bonto yang sehari-hari bekerja sebagai tukang tambal ban ini hanya tahu kabar BLT akan dibagikan di Makassar dari siaran berita di televisi.

Sama halnya dengan Erna, 38 tahun, tetangga Maryamah, ibu 5 anak ini. Istri dari Amir yang berprofesi sebagai tukang becak, belum mengetahui keluarganya menjadi sasaran pembagian BLT.

Ahmad, 45 tahun, warga jalan Tinumbu Dalam, kel. Layang juga belum tahu dirinya akan ikut antri di kantor pos untuk mencairkan dana BLT seperti yang pernah ia lakukan tahun 2005 lalu. Menurut Ahmad, seringkali BLT salah sasaran di daerahnya dan langkah pemerintah menaikkan BBM tetap saja tidak mengurangi penderitaannya sebagai warga miskin.

Silawati, ketua RT 7/RW 4 kelurahan Layang, pun bingung akan kejelasan cairnya dana BLT untuk warganya yang terdiri dari 30 kepala keluarga yang diusulkan mendapat BLT.

"Saya sudah sering ditanya oleh warga saya soal BLT. Saya juga bingung mau jawab apa pada mereka. Pihak kantor kelurahan saja belum memberikan informasi pada saya." jelas Silawati saat dikunjungi oleh detikFinance di rumahnya, pada pukul 14.00 Wita.

(qom/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads