Demikian disampaikan oleh Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Nurdin Manurung dalam acara konferensi pers di gedung Departemen Pekerjaan Umum (PU), Kamis (22/5/2008).
"Dalam waktu dekat saya kira Jakarta-Cikampek akan kita sesuaikan, kalau Sedyatmo masih dalam tahap evaluasi," ungkap Nurdin.
Menurut Nurdin, kenaikan tarif tol Cikampek dan Sedyatmo seharusnya sudah naik pada bulan Maret 2008 mengikuti kenaikan inflasi tahunan. Namun rencana ini ditunda sambil menunggi evaluasi standar pelayanan minimum dari jalan tol. Termasuk ruas Sedyatmo yang sering dilanda banjir pada musim hujan.
"Kita tunggu saja dari pak Menteri, karena yang mengevaluasi saya, tapi yang memutuskan Pak Menteri," katanya sambil tertawa.
Mengenai perbaikan tol Sedyatmo, hingga kini Jasa Marga berencana akan mengerjakan tanggul permanen sebelah utara pada tanggal 26 Mei 2008.
Dari target pengerjaan tanggul sepanjang 600 meter, hingga terakhir Jasa Marga telah merampungkan tanggul sepanjang 150 meter. (hen/qom)










































