Â
"Bagi yang menolak biarin saja, masak harus dikasih. Enggak usah sewot. PT Pos hanya memberi kepada yang mau terima," pungkas Direktur Utama PT Pos Indonesia Hana Suryana saat dihubungi detikFinance, Jumat (23/5/2008).
Â
Mengenai terjadinya peluang perlawanan bagi kalangan masyarakat yang menolak, Hana menyerahkan hal itu kepada pihak keamanan. PT Pos hanya akan melaksanakan sesuai dengan tugasnya mendistribusikan kupon dan dana BLT.
Â
"Kalau mereka melawan ya tentunya ada aparat Polri, yang akan mengatasinya," tegas Hana.
Â
Mengenai penyaluran BLT kali, Hana mengakui bahwa instansi yang terlibat sangat kompleks karena banyak pihak yang terlibat seperti Kementerian Koordinator Perekonomian, Depsos, BPKP, Polri dan lain-lain.
Â
"Posisi PT Pos mendapat tugas dari Depsos untuk menjalankan program ini," ucapnya. (hen/ir)











































