Hal ini dikatakan oleh Menneg BUMN Sofyan Djalil usai melantik 28 pejabat Esselon II dan III Kementerian BUMN di Kantonrya, Gedung Garuda, Jakarta, Jumat (23/5/2008).
"Sebenarnya belum ada rencana untuk akusisi ini akan tetapi Semen Baturaja sekarang kondisinya relatif bagus," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jika nantinya DPR menyetujui opsi strategic sales maka peluang Semen Gresik untuk masuk sangat terbuka lebar.
Sofyan mengatakan saat ini untuk Semen Baturaja kendala yang sedang dihadapi adalah masalah transportasi dimana antara pabrik pengolahan dan pengantongan semen lokasinya berbeda dan berjauhan jaraknya.
"Cuma masalah transportasi, kan pabrik semennya dibikin di Baturaja, tapi kantongannya di Lampung dan Palembang, sekarang masalah transportasi," ujarnya.
Kepemilikan saham PT Semen Baturaja mulanya adalah sebagai berikut Pemerintah RI sebanyak 88%, PT Semen Gresik Tbk 7%, dan PT PT Semen Padang 5%.
Namun pada tahun 1991 berdasarkan PP Nomor 3 tahun 1991, pemerintah mengambil alih sepenuhnya saham-saham yang semula dimiliki oleh PT Semen Gresik dan PT Semen Padang.
(dnl/ddn)











































