Β
Kualitas paha kodok yang buruk itu diduga mengandung parasit, disuntik air, bau kimia yang menyengat dan paha kodok merah yang berasal dari kodok mati.
Β
Padahal Indonesia baru saja mendapatkan kesempatan emas dengan dihapuskan bea masuk impor untuk produk paha kodok ke Uni Eropa tahun 2007 yang tertuang dalam Reglement Nomer 0079/07.
Β
Demikian dikatakan dalam siaran pers yang dilayangkan oleh Badan Pengembangan Ekspor Nasional (BPEN) tertanggal 23 Mei 2008.
Β
Selama ini ekspor paha kodok Indonesia banyak diserap di pasar Eropa khususnya lima negara utama yaitu Belgia, Prancis, Belanda, Swiss dan Kanada.
Β
Ekspor paha kodok selama tiga tahun terakhir terus mengalami peningkatan 2005-2007. Pada tahun 2007 volume ekspor paha kodok Indonesia mengalami peningkatan sebesar 189,1% dengan total 12.686 ton dan ekspor yang meningkat mencapai 212,75% dengan nilai US$ 52,136,000.
Β
Paha kodok biasanya dimanfaatkan untuk sektor makanan yang cukup laris di Eropa khsusnya untuk restauran makanan kodok dan lainnya.
(hen/ir)











































