Demikian disampaikan Kepala BPS Rusman Heriawan usai jumpa pers di kantor Departemen Keuangan, Lapangan Banteng, Jakarta, Jumat (23/5/2008).
"Dari kenaikan 28,7%, untuk BBM saja dalam satu bulan akan memberi sumbangan pada inflasi sebesar 1,7%. Jadi bulan ini belum terasa besar karena cuma 1 minggu efeknya, tambahan inflasi 0,4 sampai 0,5 persen dari kenaikan BBM saja," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi inflasi di Juni bisa lebih dari 1%. Karena efek kenaikan BBM ini terasa lebih panjang waktunya," katanya.
Sementara untuk Juli, menurut Rusman, masih akan ada sedikit multiplier efek atau efek lanjutan dari kenaikan BBM dan hal ini tentu saja masih akan mempengaruhi inflasi.
"Keseimbangan baru terhadap inflasi baru terjadi akhir Juli atau Agustus 2008," katanya.
Rusman juga menghimbau pemerintah untuk segera melakukan tindakan pencegahan kenaikan harga barang yang terjadi karena kenaikan BBM.
"Kalau ini tidak dilakukan, maka imbasnya terhadap kenikan barang dan jasa karena kenaikan harga BBM ini akan sangat luar biasa tinggi. Dan ini akan menyebabkan inflasi makin meningkat," katanya. (lih/ddn)











































