Peristiwa ini di Kantor Pos Besar Semarang, Jalan Pemuda, Sabtu (24/5/2008). Pada awalnya, Yasman yang tinggal di Jalan Kelengan Kecil, Kembangsari ini ditolak petugas karena hanya membawa kupon BLT.
Petugas memintanya membawa serta KTP atau tanda pengenal lain. Tapi lelaki tua yang datang dengan ditemani anak perempuannya itu mengaku tidak punya tanda pengenal yang dimaksud.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Beruntung Lurah Kembangsari, A.Y. Buntoro berada di kantor pos besar karena ikut 'mengawal' walikota yang meninjau pelaksanaan pencairan BLT. Buntoro langsung menelepon stafnya untuk membawa formulir DPP-5 (pengganti KTP) dan stempel kelurahan.
Usai mencocokkan data warga, menulis identitas Yasman, dan menandatanganinya, Buntoro langsung menyodorkan formulir itu kepada Yasman. "Tolong tanda tangan dan menulis nama terang di sini, Pak," katanya sambil menunjuk isian di formulir.
Dengan bantuan anaknya, Yasman membubuhkan tanda tangan dan menuliskan nama terang. Wajahnya terlihat sumringah saat lurah-nya mengatakan, dia bisa mengambil uang Rp 300 ribu saat itu juga.
Pantauan detikcom, pengambilan BLT di kantor pos besar berlangsung lancar. Tidak ada antrean yang berlebihan. Sejumlah satpol dan personel kepolisian berjaga di pintu masuk. (try/qom)










































