Tubuh kurus Maya dibopong dari Bajaj sampai bangku pendaftaran BLT. Ditemani cucunya yang tengah hamil besar, Maya hendak mengambil dana BLT di Kantor Pos Kebon Kacang, Jakarta Pusat, Sabtu (24/5/2008).
"Mau berobat ini kakinya yang sebelah kanan udah nggak kuat lagi buat jalan," jawab Maya kepada detikFinance saat ditanya untuk apa uang BLT itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sang cucu, Nurlaila, mengatakan dirinya terpaksa memboyong neneknya karena pengambilan dana BLT saat ini tidak bisa diwakilkan. Nurlaila mengaku tidak tahu dana tersebut bisa dikirimkan ke rumah bila ada keterangan penerimanya sakit.
"Tahun lalu bisa diwakilin. Sekarang sih nggak. Saya nggak tahu tuh (BLT) bisa dikirim," tuturnya.
Saat menggenggam uang Rp 300 ribu, wajah Maya tampak sumringah. Istri pensiunan Pemprov DKI itu lalu meninggalkan kantor pos juga dengan cara dibopong menuju Bajaj.
"Selain buat berobat juga buat buat jajan tuh Mas. Dia senang jajan," celetuk Nurlaila soal penggunaan dana bantuan itu.
Sementara Maya hanya senyum-senyum saja saat ditanya jajanan apa yang digemarinya. (gah/qom)











































