Berdasarkan penelusuran detikcom di sejumlah toko penjual gas elpiji, Senin (26/5/2008), kelangkaan gas elpiji ini terjadi sejak dua hari lalu. "Distributor dan dealer elpiji sudah ditelepon, tidak ada stok," kata Andi, yang menjual gas elpiji di kawasan Kecamatan Parung, Kabupaten Bogor.
Di SPBU-SPBU di kawasan Parung, stok elpiji juga kosong. Bahkan, tabung-tabung gas elpiji di SPBU di Jl. Parung-Bogor, di dekat P'arunk Hotel, dibiarkan menumpuk. Tabung-tabung gas kapasitas 12 Kg itu kosong, tak ada isi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Stok gas elpiji yang kosong ini untuk tabung berkapasitas 12 Kg. Sementara untuk tabung kecil berkapasitas 3 kg, masih ada. Karena terpaksa, sejumlah warga di Parung terpaksa membeli gas elpiji beserta tabung berkapasitas 3 kg itu, meski dengan harga tinggi, Rp 170.000.
Di Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor, kelangkaan gas elpiji juga terjadi. "Sudah dua hari ini, susah cari gas elpiji. Bahkan, untuk tabung 3 kg saja susah," ujar Busyro, warga Ciawi.
(asy/nrl)











































