Gabungan pengusaha jamu (GP Jamu) berharap pencanangan ini menjadi awak kebangkitan jamu di masa mendatang. Warisan budaya bangsa ini semakin diakui sebagai sarana alternatif pengobatan dan perawatan medis.
"Untuk itu kami minta pemerintah melalui RS dan Puskesmas dapat memanfaatkan produk jamu standar dan jamu fitofarmaka," kata Ketum GP Jamu, Charles Saerang dalam sambutannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam kesempatan siang ini dicairkan pula KUR senilai Rp 100 miliar pada 596.451 orang pengusaha kecil dan penjual jamu se Indonesia. Secara simbolis KUR dari BRI, BNI dan Bank Niaga tersebut diterimakan pada 9 orang perwakilan debitur.
(lh/qom)











































