Menurut Gonzale Urquijo, Senior Executive Vice President di kantor pusat ArcelorMittal di Luxemburg, ArcelorMittal adalah perusahaan yang mempunyai tanggung jawab sosial.
"Kita datang ke berbagai negara bukan untuk menghancurkan, tapi menciptakan lapangan kerja. Kami tidak suka mengurangi pegawai," katanya.
Hal itu disampaikan Urquijo dalam perbincangannya dengan jurnalis dari Indonesia di Hotel Sofitel, Luxemburg, seperti dilaporkan reporter detikFinance, Irna Gustiawati, Rabu (28/5/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menhan sebelumnya mengatakan, kehadiran Mittal di Indonesia patut diwaspadai karena perusahaan baja kelas dunia itu dinilai memiliki rekam jejak yang kurang baik di berberbagai negara.
"Kita harus waspada karena rekam jejak cara-cara Mittal kurang baik. Pengalaman di beberapa negara, termasuk Aljazair dan Prancis memang banyak PHK. Memang efisiensi bagus untuk perusahaan, tapi kenyataannya sekitar 700 sampai 1.000 orang di-PHK," ungkap Menhan usai bertemu dengan manajemen KS pada 22 Mei lalu.
(ir/qom)











































