"Saya akan cek dulu karena saya belum bisa memastikan," kata Joyowinoto saat dikonfirmasi detikFinance, Kamis (29/5/2008).
Dia mengakui masih banyak aset-aset negara yang belum memiliki sertifikat. Saat ini, lanjut dia, BPN tengah berupaya untuk melakukan penataan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Joyowinoto, BPN telah bekerjasama dengan sejumlah instansi untuk menata aset pemerintah. Antara lain dengan Bulog dan Pertamina.
Dia mengakui menata aset negara bukan hal mudah. Aset-aset itu ada yang dikelola departemen, kementerian, lembaga pemerintah non departemen, BUMN, hingga TNI dan kepolisian.
"Beragam sekali dan tidak ringan untuk ditata," pungkasnya.
(fiq/asy)











































