Demikian disampaikan oleh Ketua Kompartemen Bidang Pasar Modal Masyarakat Profesional Madani (MPM) Budi Rusanto dalam acara persiapan deklarasi penolakan strategic sale PT Krakatau Steel di Hotel Sultan, Jakarta, Kamis (29/5/2008).
"Tidak beralasan, pada saat harga komoditi dan mining dunia tinggi, dengan harga minyak yang tinggi. Mereka tidak memberikan informasi yang benar," ujar Budi membantah pandangan kalangan yang menyatakan IPO saat ini kurang tepat bagi KS.
Ia menambahkan justru sekarang ini saham-saham sektor pertambangan, perkebunan bahkan komoditi justru mampu menahan penurunan indeks dan menjadi motor penggerak di BEI.
"Pertama sektor komoditi, baja merupakan salah satu sektor komoditi yang sangat strategis yang pada saat harga minyak dunia termasuk industri juga tinggi. Sehingga sektor itu secara ekonomi memiliki peluang yang cukup besar dan diminiati dunia sehingga pasar memberikan sinyal positif," jelas Budi.
Selain komoditas, ada juga sektor pertambangan yang terdongkrak dari akibat tingginya harga minyak dunia. Ketiga adalah perkebunan.
"Artinya pasar untuk ketiga sektor tersebut mampu menyerap, para investor konsentarsi di tiga sektor tersebut," tambahnya.
Ia mencontohkan salah satu perusahaan yang listing di bursa pada 15 Mei lalu nilai sahamnya sudah sudah naik mencapai 26%.
"Kalau ini terjadi ya, KS menjadi perusahaan baja pertama yang melakukan IPO di Indonesia, terlebih KS memiliki kinerja yang baik," ucapnya.
(hen/qom)











































