Menurut Wakil Ketua Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) Ade Sudrajat, kerugian terjadi karena matinya listrik merusak beberapa peralatan elektronik dan mematikan bakteri pengolah limbah industri tersebut.
"Kalau secara nasional kerugiannya sampai puluhan miliar. Pemadaman yang tiba-tiba bisa merusak barang elektronik, dan membuat jebol pengolah limbah. Pengolahan limbah kita pakai bakteri, karena listriknya masti, jadi bakterinya mati semua. Akibatnya dalam radius lima kilometer tercium bau busuk," katanya ketika dihubungi detikFinance, Minggu (1/6/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sedangkan untuk jangka panjang, PLN menjanjikan pasokan listrik akan membaik terutama setelah pembangkit 10.000 MW terpasang. Pada saat itulah, API baru akan meminta ganti rugi jika masih saja terjadi pemadaman.
(lih/arn)











































