Demikian disampaikan oleh ekonom Indef Iman Sugema dalam rapat dengar pendapat umum dengan Komisi XI di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (2/6/2008).
Kegiatan spekulasi di bursa komoditi akan menjadi brutal dan itu berbahaya bagi negara yang berkembang dan miskin karena berarti biaya hidup menjadi lebih berat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk itu ia meminta kepada pemerintah untuk segera mengantisipasi ancaman depresi ini termasuk melakukan langkah-langkah kebijakan riil seperti perluasan lapangan pekerjaan, bahkan kebijakan penetapan APBN yang lebih cerdas untuk mengimbangi ancaman tersebut.
"Di 2009 nanti pemerintah jangan seperti merencanakan APBN 2008 yang terlalu optimis akibatnya harus direvisi. Kemudian harus ada program-program yang mampu menyerap tenaga kerja karena dimasa depresi itu korban pertama adalah para pekerja yang tidak memiliki skill kemudian akan terjadi PHK besar-besaran," serunya
Ia mencontohkan pemerintah harus mendorong proyek-proyek padat karya, seperti infrastruktur, rumah sederhana dan pemeberian lahan untuk petani. Sehingga diharapkan bisa meredam sedikit akibat gejolak ekonomi global.
(hen/ddn)










































