Penurunan nilai ekspor CPO ini karena harga CPO dunia pada bulan April turun dibanding Maret 2008 dari US$ 1249/pmt (per metrik ton) menjadi US$ 1174/pmt.
Demikian diungkapkan oleh Kepala BPS, Rusman Heriawan dalam jumpa pers di gedung BPS, Jalan Dr Sutomo, Jakarta, Senin (2/6/2008).
Rusman menjelaskan, penurunan ekspor ini juga disebabkan karena tingginya pungutan ekspor CPO pada April yang naik menjadi 20% dari Maret sebesar 10%.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nilai Ekspor
Nilai ekspor Indonesia April 2008 mencapai US$ 10,97 miliar atau mengalami penurunan sebesar 7,78 persen dibanding ekspor Maret 2008. Sementara bila dibanding ekspor April 2007 mengalami peningkatan sebesar 23,09 persen.
Ekspor nonmigas April 2008 mencapai US$ 8,49 miliar, turun 7,08 persen dibanding Maret 2008, sedangkan dibanding ekspor April 2007 naik 15,09 persen.
Secara kumulatif nilai ekspor Indonesia Januari-April 2008 mencapai US$ 44,61 miliar atau meningkat 29,31 persen dibanding periode yang sama tahun 2007, sementara ekspor nonmigas mencapai US$ 34,74 miliar atau meningkat 22,35 persen.
Impor
Sedangkan nilai impor Indonesia April 2008 mencapai US$ 11,50 miliar atau meningkat 14,86 persen dibanding Maret 2008 yang terdiri dari impor migas sebesar US$ 2,83 miliar (24,59 persen) dan impor nonmigas sebesar US$ 8,67 miliar (75,41 persen).
Sedangkan selama Januari-April 2008 nilai impor Indonesia mencapai US$ 40,95 miliar dengan impor migas sebesar US$ 9,73 miliar (23,76 persen) dan impor nonmigas sebesar US$ 31,22 miliar (76,24 persen). (ir/qom)











































