Perundingan Doha Ditargetkan Rampung Akhir 2008

Perundingan Doha Ditargetkan Rampung Akhir 2008

- detikFinance
Selasa, 03 Jun 2008 10:16 WIB
Perundingan Doha Ditargetkan Rampung Akhir 2008
Lima - Pertemuan Menteri Perdagangan Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC) di Peru pada 31 Mei-1 Juni 2008 yang dipimpin oleh Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu menyepakati penyelesaian perundingan Doha Development Agenda (DDA) harus selesai pada akhir tahun 2008.

Dalam hal perundingan DDA, Mari menyampaikan bahwa anggotaย  World Trade Organization (WTO) perlu segera menyelesaikan modalities pada bulan Juni 2008 sehingga perundingan DDA dapat diselesaikan pada akhir tahun 2008.

Demikian isi siaran pers dari Departemen Perdagangan dari pertemuan APEC di Peru Selasa (3/6/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam rangka membahas isu-isu perdagangan, investasi, serta agenda perundingan, maka juga telah diselenggarakan pertemuan Ministers Responsible for Trade (MRT) di Arequipa, Peru.

Agenda pembahasan MRT yang menjadi perhatian khusus antara lain Support for the Multilateral Trading System, Regional Economic Integration (REI), Trade Facilitation Action Plan II (TFAP II, Investment Facilitation Action Plan (IFAP) dan APEC work on RTAs/FTAs.

Dalam pertemuan ini, Bank Dunia juga diundang untuk bertukar pikiran mengenai implementasi Trade Facilitation Action Plan Phase Two (TFAP-2) yang menegaskan penurunan biaya transaksi perdagangan hingga 5 persen di tahun 2010, dengan menggunakan Key Performance Indicators (KPI) untuk
mengukur kemajuan TFAP-2.

Isu global yang turut dibahas dalam pertemuan MRT adalah Food Price Escalation dan cara penyelesaiannya dalam jangka pendek, menengah dan panjang.

Dalam hal ini Mari telah menyampaikan beberapa masukan. Pertama, bagaimana APEC dapat bekerja sama untuk menstabilkan masalah ketahanan pangan danย  membangun tingkat kepercayaan di pasar global. Kedua, bagaimana kebijakan dalam negeri anggota ekonomi dapat meningkatkan ketersediaan pangan dan
tidak melakukan hambatan perdagangan.

Ketiga, APEC perlu bekerjasama dengan institusi lainnya untuk membangun lahan pertanian dengan menggunakan teknologi maju. Keempat, APEC perlu mendukung penyelesaian perundingan DDA dengan mengurangi hambatan perdagangan dibidang pertanian. Kelima, meningkatkan peran trade facilitation dengan memberikan sistem informasi pasar, harga dan tingkat permintaan kepada petani. (arn/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads