Laju inflasi tahunan (YoY) hingga Mei mencapai 10,35% dan bulanan 1,4%. Badan Pusat Statistik (BPS) memperkirakan kenaikan inflasi akibat BBM paling terasa di bulan Juni.
"Inflasi Juni sudah pasti tinggi karena masih terasa dampak kenaikan harga BBM dan seperti tahun-tahun sebelumnya," kata Kepala BPS Rusman Heriawan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebenarnya, kata Rusman, inflasi akibat BBM akan surut di bulan Juli. Tapi sayang di bulan Juli lagi-lagi akan ada penghalang yakni tahun ajaran baru sekolah yang akan meningkatkan kebutuhan jumlah uang beredar.
"Di bulan-bulan selanjutnya ada puasa dan lebaran. Jadi inflasi mungkin masih tinggi ekspektasinya," katanya.
Melihat pengalaman tahun 2007, lanjut Rusman, dalam lima bulan terakhir selalu terjadi kenaikan inflasi yang cukup tinggi.
"Tapi jika inflasi bulanannya rendah, maka year on year inflasi tahun ini bisa kembali ke level 11-12%," ujar Rusman. (ir/ddn)











































