Demikian ditegaskan Menneg BUMN Sofyan Djalil dalam coffee morning dengan wartawan di Gedung Garuda, Jakarta, Rabu (3/6/2008).
"Kalau manajemen memang berpendapat IPO adalah yang terbaik, ayo kita lakukan. Saya tantang Krakatau Steel untuk go public September," katanya.
Begitu juga terkait anggota DPR. Jika mereka memang ingin IPO daripada strategic sales, anggota DPR diminta memuluskan rencana go public ini.
"Kalau DPR juga ingin IPO, kita ikutin. DPR harus gerak agar sebelum akhir tahun ini bisa terlaksana," tegasnya.
Jika mempertimbangkan kondisi pasar yang tidak bagus saat ini, menurut Sofyan saham yang dilepas bisa 5% dulu.
"Baru nanti ketika pasar sudah bagus, bisa additional share kapanpun," katanya.
Terkait dugaan adanya broker dan komisi dalam privatisasi KS, Sofyan menampik hal tersebut. Menurtnya, yang ada adalah fee untuk arranger yang memang sudah resmi.
"Tapi kalau untuk pejabat negaranya tidak ada," tegasnya.
(lih/qom)











































