Demikian disampaikan Menneg BUMN Sofyan Djalil dalam coffee morning dengan wartawan di Gedung Garuda, Jakarta, Rabu (4/6/2008).
"Penerimaan untuk APBN dari privatisasi tahun ini sedikit sekali. Bisa dikatakan tidak ada. Karena hasil privatisasinya akan digunakan untuk memperkuat," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Yang dijual adalah saham-saham pemerintah yang tinggal 1-2%. Dari penjualan itu, bisa menambah penerimaan APBN sebesar RP 500 miliar.
Â
"Untuk APBN paling hanya Rp 500 miliar. Tidak banyak memang, itu dari penjualan saham-saham kecil yang tinggal 1-2%. Tidak mungkin lagi kita kelola, kita jual," katanya.
Pasar Murah Sembako Juli
Sofyan menambahkan BUMN akan menggelar operasi pasar sembako pada awal Juli 2008. Pasar murah sembako ini merupakan bagian dari program kompensasi kenaikan BBM 24 Mei lalu.
Â
Menurut Menneg BUMN Sofyan Djalil, operasi pasar paket sembako ini sengaja dilakukan tidak berdekatan dengan pembagian BLT sehingga bisa ada pemerataan bantuan.
Â
"Operasi sembako BUMN memang tidak kita lakukan sekarang karena BLT baru saja dibagikan. Jadi mungkin awal Juli nanti," katanya.
Â
Ada sekitar 4 juta paket senilai masing-masing Rp 50.000 yang akan dibagikan. Sehingga nilai total paket sembako yang dibagikan Rp 200 miliar. "Anggaran BUMN yang dikeluarkan untuk paket sembako ini dari dana PKBL (Program Kemitraan Bina Lingkungan)," katanya.
(lih/ddn)











































