Menurut Kepala BPH Migas Tubagus Haryono, TPPI bisa memproduksi BBM jenis premium hingga 50 ribu barel per hari.
"Jumlah ini sesuai dengan kebutuhan Jawa Timur yang sekitar 50 ribu barel per hari kurang dikit," katanya ketika ditemui di Gedung Departemen ESDM, Jakarta, Rabu (4/6/2008).
Dengan adanya tambahan premium dari dalam negeri, tentu saja bisa mengurangi ketergantungan impor BBM yang selama ini sekitar 400 ribu bph. Penghematan devisa dari pengurangan impor ini mencapai US$ 2,6 miliar per tahun.
Tubagus menjelaskan, jika rencana ini disetujui, maka tambahan premium bisa segera dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri.
"Perubahan konfigurasinya sangat cepat. Paling hanya butuh waktu sekitar sebulan," jelasnya. (lih/qom)











































