Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) pun menurunkan target penjualan mobil menjadi 500 ribu unit dari target semula yang berjumlah 560 ribu hingga 580 ribu unit di tahun ini.
Demikian dikatakan Ketua Umum Gaikindo Bambang Trisulo di Departemen Perindustrian Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Rabu (4/6/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pasar tetap tapi daya beli barang otomotif melemah. Kami perkirakan dampak kenaikan harga BBM akan sekitar 6 bulan. Yang harus diperhatikan adalah volume yang akan mempengaruhi tenaga kerja," ujarnya.
Padahal harga bahan baku seperti baja terus naik apalagi sebagian besar bahan baku didatangkan dari luar negeri yang akan berdampak ke harga jual otomotif.
Untuk itu dengan kondisi yang sulit tersebut Gaikindo meminta Bank Indonesia apabila ingin menaikan BI Rate dengan angka maksimal 9% sehingga landing rate masih berkisar 14%.
"Kalau BI Rate bertahan di bawah 9% saya optimistis tercapai 500 ribu unit. Kondisi ini masih lebih baik dibanding tahun 2005 dan 2006," jelasnya.
Bambang memprediksi penjualan mobil tahun 2009 baru bisa menembus lagi angka 550 unit. Meskipun tahun depan masih akan ada perlambatan ekonomi tapi harga minyak akan stabil walaupun bertengger di atas US$ 100 per barel.
"Di 2009 saya perkirakan akan menembus 550 ribu unit," cetusnya.
(arn/ir)











































