Corporate Communications Manager Chevron Indonesia Santi Manuhutu dalam keterangannya, Jumat (6/6/2008) menjelaskan, gangguan listrik ini terjadi pada Kamis (5/6/2008).
"Chevron mengakui adanya sambaran petir di lokasi operasi di Sumatera pada 5 Juni yang mengenai fasilitas listrik kami sehingga berdampak pada operasi," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tak hanya lapangan Minas, kejadian ini sempat mengakibatkan berkurangnya pasokan listrik di beberapa lapangan lainnya seperti Kotabatak, Petapahan, Menggala, South Balam, Banko, Bekasap (semua yang berlokasi di Rokan PSC) dan BOB.
Deputi Operasional BP Migas Dodi Hidayat menyatakan, petir telah menyambar fasilitas trafo listrik di Minas pada pukul 4.58 Kamis dini hari.
"CPI MInas kena petir di fasilitas trafo listrik pukul 4.58 AM dan berakibat 40% produksi Minas turun 40.000 BOPD loss," katanya dalam pesan singkat ke wartawan.
Sudah Pulih
Santi menambahkan, mulai hari ini (6/6/2008), masalah listrik ini sudah bisa tertangani dan pasokan listrik sudah berjalan kembali.
"Mulai 6 Juni kami sudah bisa mensupply listrik ke lapangan dan BOB kami," jelasnya.
Lapangan operasi Chevron di Sumatera merupakan produsen minyak terbesar di Indonesia. (lih/ir)











































