Hal tersebut disampaikan Menperin Fahmi Idris usai menutup Pekan Produk Budaya Indonesia 2008 di Jakarta Convention Center, Senayan, Minggu (8/6/2008).
Menurut Fahmi ada 3 faktor yang menyebabkan pupuk langka. Pertama karena penyimpangan, pupuk yang seharusnya untuk pertanian tapi digunakan untuk perkebunan. Kedua, daerah ketika mengajukan kebutuhan pupuk sering tidak tepat. Dan ketiga ada bukti penyelundupan pupuk ke luar negeri. "Itu penyebabnya," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Fahmi menegaskan pemerintah akan mengizinkan ekspor pupuk kalau kebutuhan dalam negeri terpenuhi.
Kelangkaan pupuk bersubsidi sempat terjadi di Banyuwangi dan sejumlah daerah di Sumatera seperti Toba, dan Riau. Kelangkaan juga terjadi di Tuban.
(ddn/ddn)











































