Demikian salah satu hasil pertemuan IDB yang berlangsung pekan lalu di Jeddah, Arab Saudi seperti dikutip dari situs Depkeu, Senin (8/6/2008).
Alokasi dana US$ 5 juta itu setara dengan 5 persen dari keuntungan bersih IDB. IDB akan menggunakan dana itu di tahun anggaran 1429 H yang akan berakhir hingga 25 Desember 2008.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam sidang tahunan itu juga diatur mengenai persetujuan dan pengaturan dalam penambahan modal negara anggota IDB.
Indonesia dalam pertemuan bilateral dengan Presiden IDB, meminta IDB untuk mempercepat pinjaman IDB untuk Indonesia, percepatan pembentukan IDB- Indonesia Islamic Infrastructure Funds, percepatan Indonesia sebagai anggota penuh ITFC (International Islamic Trade and Finance Corporation) dan penempatan perwakilan serta penambahan tenaga professional Indonesia di ITFC dan IDB.
IDB juga diminta untuk membantu untuk mempromosikan Indonesia sebagai tujuan investasi bagi investor Timur Tengah dan sosialisasi pengembangan sistem keuangan berbasiskan syariah di Indonesia.
(ddn/ir)











































